Udah pada tau novel atau film diary si bocah tengil belum? kocak banget sumpah! Aku tau novel ini itu pas aku kelas 4 SD dari temen aku,tapi baru belinya pas kelas 6 SD dan langsung ketagihan sama novelnya! Sampai sekarang aku udah punya 6 seri novel ini. Dan selalu nunggu seri terjemahan selanjutnya keluar. Yaaa maklum ya, belum terlalu bagus banget bahasa inggrisnya wkwk. Kalo buat filmya sih aku baru nonton adaptasi dari seri pertamanya aja. Tapi sih fix aku lebih jatuh cinta sama novelnya!
Oiyaa ini aku mau share tugas bahasa Indonesia aku yang resensi. Dan aku itu meresensi novel diary si bocah tengil yang pertama. Lumayan sih aku dapet nilai bagus di tugas resensi ini. Yang mau copas izin dulu di komen yaa terimakasih dan semoga bermanfaat :)
Resensi Novel Diary Si Bocah Tengil
Judul : Diary Si Bocah Tengil
Penulis : Jeff Kinney
Penerbit :
Atria
Cetakan : 1,
Mei 2009
Tebal :
216 halaman
Novel terlaris #1 versi New York
Times ini merupakan karya dari Jeff Kinney. Selain menjadi peulis Jeff
juga merupakan pencipta situs poptropica.com
dan desainer permainan online. Dalam
novelnya kali ini, Jeff berharap agar para pembaca dapat tertawa lepas
sekaligus dapat mengambil pesan moral yang disisipkan dalam setiap lelucon di
novelnya ini.
Pertama kali saya melihat novel bersampul warna
merah tua ini,saya sudah tertarik untuk membacanya. Setelah saya membacanya,
saya semakin tertarik untuk meresensi novel yang ditujukan untuk semua umur
ini. Tujuan saya meresensi novel ini adalah untuk membantu calon pembaca agar
mengetahui isi novel ini seperti kelebihan, kekurangan, serta nilai nilai yang
terkandung didalamnya.
Kelebihan dari novel ini adalah dilengkapi dengan ilustrasi kartun yang menarik dan
cocok untuk semua umur. Novel
ini juga dirancang seperti diary, lengkap dengan garis-garis pada halamannya,
juga font yang mirip dengan tulisan anak sekolahan, disertai ilustrasi kartun
yang lucu, dan menggunakan bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti.
Selain banyak
kelebihannya, novel ini juga memiliki sedikit kelemahan yakni kertas novelnya
yang tipis dan berwarna krem pucat, sehingga mudah sobek dan terlihat seperti
kertas zaman dahulu.
Secara garis besar novel ini adalah diarynya
Greg, si bocah tengil. Dia memutuskan untuk membuat diary karena dia males
menjawab pertanyaan orang orang tentang masa lalunya kalo dia terkenal nanti. Greg
sendiri adalah seorang anak SMP yang biasa biasa saja disekolahnya. Dia hanya
berteman dengan Rowley yang aneh.
Sepanjang novel ini Greg menceritakan
kesehariannya, mulai dari masuk tahun ajaran baru sekolah sampai saat natal. Keseharian
Greg dikemas menjadi menarik, misalnya saat main game bersama rowley,persiapan natal, ikut drama wizard of oz, dan
lainnya. Yang jelas Greg biasanya selalu tertimpa sial dan tidak pernah sukses
dalam melakukan segala sesuatu. Tapi di balik itu, kita bisa ketawa kalo greg
senang dan ikut sebel kalo greg kena sial.
Selain
jalan cerita dan ilustrasinya yang menarik, novel ini juga banyak memiliki
nilai moral. Seperti tentang bagaimana Greg dan Rowley bersahabat, dan memperbaiki
hubungan mereke saat mereka sedang bermasalah. Tentunya dengan cara
anak-anak yang tulus dan jujur. Dan tentang kita harus menghormati orang
yang lebih tua dari kita.

This comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete